Berita Daranante: Paolus Hadi Hari ini -->
Tampilkan postingan dengan label Paolus Hadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paolus Hadi. Tampilkan semua postingan

02 Februari 2023

Bupati Paolus Hadi Lakukan Rotasi Sejumlah Camat di Kabupaten Sanggau

Bupati Paolus Hadi Lakukan Rotasi Sejumlah Camat di Kabupaten Sanggau
Bupati Paolus Hadi Lakukan Rotasi Sejumlah Camat di Kabupaten Sanggau. 
SANGGAU – Bupati Sanggau Paolus Hadi S.IP M.Si melakukan rotasi sejumlah camat. Rotasi itu diketahui saat pelantikan 57 Pejabat Pengawas dan 36 Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau yang berlangsung di Aula Bapenda Kabupaten Sanggau, Kamis (02/01/23).

Bupati Sanggau dalam sambutannya mengatakan momentum pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan adalah sebuah agenda penting untuk proses pembangunan yang berkelanjutan. Karena bagaimana pun pembangunan akan terus berlanjut meski berganti orang.

Untuk mewujudkan itu, lanjut Bupati Sanggau Paolus Hadi dibutuhkan pejabat-pejabat yang memiliki  kompetensi, profesionalitas serta visi dan misi yang juga searah dengan visi misi pembangunan Bupati.

“Pelantikan ini juga adalah bentuk pembinaan dan pengembangan karir untuk ASN di Kabupaten Sanggau. Selain itu, upaya untuk melakukan penyegaran terhadap jajaran struktural pejabat yang ada, dengan tujuan mengisi kekosongan dikarenakan pejabat yang lama memasuki masa pensiun/purna tugas, pindah tugas maupun meninggal dunia” ujarnya.

“Harapan seluruh masyarakat kiranya amanah ini dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggungjawab. Laksanakan tugas pokok dan fungsi jabatan dengan sebaik-baiknya, junjung tinggi kedisiplinan dan profesionalitas dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Sanggau,”tegasnya.

Adapun camat yang dirotasi yakni Camat Entikong dari Kosmas Yul kepada Yulius Eka Suhendra yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Bonti. Kosmas Yul kini menempati jabatan baru sebagai Camat Sekayam, menggantikan Junaidi

Jabatan Camat Bonti digantikan Junaidi. Kemudian Camat Balai berganti dari Poheng Gew kepada Ayus yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Camat Balai. Sementara Poheng Gew menempati jabatan baru sebagai Camat Tayan Hilir.

Selanjutnya camat yang diganti adalah Camat Mukok dan Camat Jangkang. Camat Mukok yang sebelumnya dijabat H Hairudin berganti kepada Akhmad Surgama Sahar yang sebelumnya menjabat Sekretararis Camat Tayan Hilir. H Hairudin kini menempati jabatan baru sebagai Kabag Kerja Sama dan Pengelola Perbatasan Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau.

Sedangkan Camat Jangkang yang sebelumnya dijabat Martinus Marino berganti kepada Saprianus yang sebelumnya menjabat Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sanggau. Martinus Marino kini menempati jabatan baru sebagai Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau.

Rotasi atau pergantian camat tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Sanggau Nomor: 821.23/26/BKPSDM-C tentang Pengangkatan dan Pelantikan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau, tanggal 1 Februari 2023.

(Liber)

27 Januari 2023

Seminar dan Sosialisasi Program Elpagar di Kabupaten Sanggau

Bupati Sanggau, Paolus Hadi, S,IP., M.Si.
Sanggau, Kalbar -- Dilaksanakannya Seminar dan Sosialisasi Program ELPAGAR Meningkatkan Upaya Konservasi Berbasis Masyarakat dan Praktik Komoditas Berkelanjutan di Kabupaten Sanggau, bertempat di Ruang Musyawarah Lantai 1 Kantor Bupati Sanggau. Jum’at (27/01/23).

Wakil Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si, selaku Ketua DAD Kabupaten Sanggau mengatakan masyarakat di wilayah hukum adat harus bisa di berdayakan dan harus disinergikan dalam berbagai kegiatan.

“Karena program ini berada di wilayah hukum adat, sehingga saya tegaskan bagaimanapun masyarakat yang ada di wilayah hukum adat ini harus di berdayakan, masyarakat adat ini harus kita sinergikan dengan berbagai kegiatan baik itu dari pemerintah maupun NGO sehingga mereka bisa di berdayakan secara maksimal,” ujarnya.

“Dengan begitu kita berharap masyarakat ini bisa lebih mengeksplor potensi-potensi yang ada di wilayah mereka, bagaimana dari potensi itulah harapan nya bisa menjadi kearifan lokal di wilayah mereka sendiri,” sambungnya.

Kemudian Bupati Sanggau, Paolus Hadi, S,IP., M.Si, berterima kasih kepada USAID SEGAR dan ELPAGAR sudah menyediakan wadah untuk pemberdayaan menyatukan diskusi.

“Yang pertama saya ingin berterima kasih, karena memang ada beberapa hal yang mungkin pemerintah ini tidak mampu, kita berbicara masyarakat adat kita punya kekuatan hukumnya, kita juga berpikir bagaimana seluruh yang bekerja, pemberdayaan yang ada di Kabupaten Sanggau ini punya wadah yang kuat untuk mempersatukan diskusi, nah hari ini ELPAGAR bersama USAID SEGAR melaksanakan itu,” ucapnya.

Ia juga menegaskan untuk masyarakat yang menjadi lokpi harus bisa mendukung program ini, jangan sampai di sia-siakan.

“Dalam hal ini tentu kita membutuhkan orang pintar, butuh uang, butuh tenaga, makanya saya berterima kasih, untuk itu kita dukung, masyarakat kita yang menjadi lokpi mereka harus dukung, jangan sampai ini di sia-siakan, karena memang pemerintah itu masalahnya di keuangan yang terbatas. Masyarakat kita bicara soal jalan terus, tetapi kecerdasan intelektual itu menurut saya penting, dan itu butuh berteman dari Lembaga-lembaga lain, hari ini USAID SEGAR dan ELPAGAR membantu kita,” tegasnya.

“Silahkan menjalankan apa yang menjadi tupoksi nya dan patuh terhadap perundang-undangan yang beraku, baik adat maupun negara dan ikut mengembangkan Sabang Merah Berdompu”, pesan Bupat Sanggau, Paolus Hadi, sebelum menyerahkan Rekomendasi tentang Program ELPAGAR-USAID SEGAR.

(Yakop/Izar)

24 Januari 2023

Paolus Hadi Serahkan Ijazah Sekolah Non Formal Kepada Warga Binaan Rutan Klas II.B Sanggau

Paolus Hadi Serahkan Ijazah Sekolah Non Formal Kepada Warga Binaan Rutan Klas II.B Sanggau. (Diskominfo Sanggau)
SANGGAU – Bupati Sanggau, Paolus Hadi hadiri acara penyerahan Ijazah dan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Rutan Klas II.B dan PKBM Desa Nusantara, bertempat di Aula Rutan Klas II. B Sanggau. Selasa (24/1/23).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan bahwa dirinya senang akhirnya bisa menyerahkan Ijazah di Rutan Klas II.B ini.

“Sebenarnya ini termasuk Ijazah langka untuk sekolah non formal dalam memperoleh Paket A, Paket B dan Paket C, dan Puji Tuhan Rutan Sanggau bekerjasama dengan PKBM Desa Nusantara bisa melakukan ini. Dan hari ini seperti di laporkan Kepala Rutan tadi ada 40 siswa dan yang sudah lulus sebanyak 16 orang. Artinya dari 300-an lebih warga binaan pasti ada juga yang tidak sekolah,” ujar Bupati Sanggau, Paolus Hadi.

Bupati Sanggau, Paolus Hadi katakan ini merupakan terobosan yang luar biasa menurutnya merupakan inovasi yang baik.

“Karena seperti yang disampaikan Kepala Rutan tadi kepada saya, juga untuk mendukung visi, misi Bupati yakni “Sanggau pintar”. Karena awal dari semua ini harus pintar, cerdas dan tidak melakukan hal-hal yang merugikan,” jelasnya.

Tentu bahwa seperti PKBM Desa Nusantara merupakan bagian dari pemerintah bisa mengelola pendidikan non formal ini.

“Harapan saya terus bisa berkembang dan saya juga mengucapkan terimakasih kepada PKBM Desa Nusantara dan informasi ini baru di Sanggau dari 14 kabupaten/kota. Mudah-mudahan bisa diikuti yang lainnya” harapnya.

“Bagi yang menerima ijazah saya berpesan juga yang pasti selamat dan gunakan ijazahnya dengan maksimal,” pesannya.

Kepala RUTAN Klas II B Sanggau, Acip menyampaikan bahwa dengan adanya visi, misi Bupati Sanggau yakni “Sanggau pintar” sangat baik untuk kita kembangkan terkait dengan pendidikan baik bagi masyarakat Sanggau secara umumnya dan terkhusus bagi warga binaan.

“Sehingga beranjak dari situlah kita membuat suatu program inovasi untuk warga binaan untuk Paket A, Paket B dan Paket C bagi mereka yang memang betul-betul putus sekolah,” jelas Kepala Rutan Klas II.B Sanggau, Acip.

Kepala RUTAN Klas II B Sanggau juga katakan bahwa dalam hal ini kurang lebih 40 orang yang memang mengikuti program belajar Paket A, Paket B dan Paket C ini.

“Dan pada hari ini kita serahkan 16 Ijazah kepada mereka (warga binaan) yang sudah lulus dan memang dinyatakan selesai mengikuti program sekolah ini. Selanjutnya kita akan terus mengajak bagi mereka-mereka yang memang masih ada yang putus sekolah” ucapnya.

(liber/alfian)

02 Januari 2023

Paolus Hadi Resmikan Lapangan Tembak Sanika Satyawada

Paolus Hadi Resmikan Lapangan Tembak Sanika Satyawada.
Sanggau - Dalam menghadapi kompleksitas tantangan tugas yang sangat dinamis, tentunya membutuhkan kesemestaan, soliditas dan sinergitas satuan yang tinggi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, tentu tidak mudah dan instan, karena itu atlet menembak harus mampu membangun profesional yang memiliki kemampuan yang sama atau standar melalui proses pembinaan yang bertahap, bertingkat dan berkelanjutan.

Hal tersebut dikatakan oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi di dampingi Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan saat meresmikan lapangan tembak Sanika Satyawada Polres Sanggau di Sanggau Permai, Kabupaten Sanggau. Senin (2/1/2023).

“Hari ini saya hadir untuk meresmikan lapangan tembak Sanika Satyawada Polres Sanggau yang didukung juga oleh pemerintah daerah. Tadi sudah kita sampaikan bahwa ini harus terus dipelihara, diperkuat untuk kepentingan Polres dan juga tentu kepentingan olahraga di Sanggau. Dan juga bisa dimanfaatkan oleh Perbakin, oleh siapapun yang bisa menggunakannya,” kata Bupati Sanggau, Paolus Hadi.

“Semoga bahwa dengan adanya lapangan tembak ini, prestasi atlet menembak juga semakin baik dan meningkatkan sumber daya.” lanjut Bupati Sanggau.

Sementara itu, Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan mengatakan bahwa lapangan tembak yang diresmikan ini merupakan lapangan dengan standar Perbakin dengan panjang 33 meter.

“Anggaran pembangunan lapangan tembak ini bersumber dari hibah Pemda. Kami sangat mengapresiasi kerjasama dengan Pemda yang sudah terjalin bagus selama ini, dan Alhamdulilah hari ini kita resmikan lapangan tembak dengan standar Perbakin dengan panjang 33 meter,” katanya.

Lapangan tembak ini sangat penting sebagai sarana untuk melatih personel Polres Sanggau khususnya dalam menggunakan senjata api.

“Di luar itu, kami juga mempersilahkan teman-teman Perbakin untuk menggunakan lapangan tembak ini khususnya untuk melatih atlet-atlet menembak dari Sanggau. Begitu juga dengan instansi lain yang mau menggunakan lapangan tembak, kami siap kerjasama dan siap membantu. Jadi tak hanya khusus untuk Polri saja,” ujarnya.

Dengan adanya lapangan tembak ini juga, lanjut Kapolres, mudah-mudahan, prestasi atlet menembak dari Sanggau bisa lebih meningkat dibandingkan sebelumnya.

Sementara itu, Ketua Pengkab Perbakin Sanggau, Ferry Lim mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau dan Polres Sanggau yang telah menyediakan lapangan tembak ini.

“Dengan adanya fasilitas ini, kita berharap dapat membina atlet-atlet kita untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi. Dan pada Porprov tahun 2022, kita telah mendapatkan satu medali perunggu,” ujarnya.

(Libertus/Diskominfo Sanggau)

23 Desember 2022

SIDOMPU dan LAPIZ JEMPOL di Anugerahi IGA 2022, Begini Kata Bupati Sanggau

SIDOMPU dan LAPIZ JEMPOL di Anugerahi IGA 2022, Begini Kata Bupati Sanggau.
Sanggau - Lagi-lagi, Kabupaten Sanggau berhasil mendapatkan penghargaan menjelang akhir tahun, dan kali ini dianugerahi Innovation Goverment Award (IGA) tahun 2022 pada kategori Daerah Perbatasan Terinovatif dari Kementerian Dalam Negeri Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian pada acara Innovation Goverment Award (IGA) tahun 2022 di Jakarta, tadi pagi (23/12/2022).

IGA Tahun 2022 ini, Kabupaten Sanggau diwakili oleh Inovasi SIDOMPU yang diinisiasi oleh DINSOSP3AKB dan LAPIZ JEMPOL yang diinisiasi DPMPTSP Kabupaten Sanggau.

Menanggapi hal itu, Bupati Sanggau Paolus Hadi menyampaikan bahwa, penghargaan ini merupakan wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Sanggau untuk inovasi dalam pelaksanaan jalannya pemerintahan, pembangunan dan pelayanan Publik.

“Inovasi itu dibuat dan dijalankan tidak semata-mata hanya untuk reward, tapi tujuannya sebagai penunjang kinerja di pemerintahan. Dan yang terpenting, implementasi dan dampaknya untuk masyarakat Kabupaten Sanggau,” ujar Paolus Hadi.

Orang nomor satu di Bumi Daranante ini berharap kedua inovasi ini terus dijalankan serta dikembangkan menyesuaikan kondisi dilapangan dan perkembangan teknologi.

“Selamat dan sukses untuk inisiator SIDOMPU dan LAPIS JEMPOL. Kedua inovasi ini memang berhubungan langsung dengan masyarakat. Semoga ada lagi inovasi baru yang luar biasa untuk perkembangan daerah kita diperbatasan ini,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Dinsos-P3AKB, Valentinus Sudarto Mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk bahwa Pemerintah Kabupaten Sanggau sangat mendukung adanya inovasi dalam pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan Publik. Adapun IGA Tahun 2022 ini, Kabupaten Sanggau diwakili oleh Inovasi SIDOMPU dan LAPIZ JEMPOL yang diinisiasi oleh DINSOSP3AKB dan DPMPTSP Kabupaten Sanggau.

“Terkait dengan keberhasilan SIDOMPU, ini adalah penghargaan kedua setelah SIVABLIK Provinsi Kalbar di bulan Oktober 2022 dan keberhasilan ini adalah bentuk keseriusan pemerintahan Kabupaten Sanggau untuk mewujudkan data sosial yang valid, terintegrasi, satu data dan elektronic system” tutur Kabid Dinsos-P3AKB Valentinus Sudarto.

Valen berharap SIDOMPU akan terus dikembangkan agar mewujudkan pelayanan sosial inovatif, integratif dan kolaboratif dan tetap akan diimplementasikan sesuai dengan semangat Dompu yang merupakan nilai kearifan lokal masyarakat Kabupaten Sanggau.

Sementara itu Kadis DPMPTSP Kabupaten Sanggau, Alipius menyampaikan bahwa berdasarkan aturan tentang perizinan bahwa pelaku usaha harus memiliki izin, karena izin merupakan sebuah legalitas. Jika sebuah perusahaan atau usaha apapun bentuknya baik itu kecil maupun besar tidak memiliki izin secara legalitas tidak perbolehkan.

Bersadarkan hasil evaluasi yang kita lakukan bahwa potensi usaha yang ada Kabupten Sanggau ini sangat besar, namun masih banyak usaha-usaha yang memiki belum memiliki izin.

“Sehingga kami melakukan terobosan-terobosan yang berkaitan dengan bagaimana memberi kesadaran mereka mau mengurus ijinnya sehingga kami membuat terobosan baru yang disebut  layanan (LAPIS JEMPOL) yaitu Layanan Perizinan Jemput Bola, jadi dalam Tal ini kami yang menjemput masyarakat  untuk mengurus perizinan sesuai dengan  bidang usahanya,” ujar Kadis DPMPTSP Kabupaten Sanggau, Alipius.

“Kedepan inovasi ini akan terus dilanjutkan dalam upaya peningkatan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat terutama untuk daerah kecamatan dan pedesaan yang jauh dan sulit aksesnya dari jangkauan dan masalah kesulitan dalam jaringan internet sehingga semua pelaku usaha terutama UMKM dapat memiliki ijin usaha,” sambungnya.

(Libertus/Diskominfo Sanggau)

22 Desember 2022

Ritual Adat Budaya Jawa Sedekah Bumi & Peresmian Joglo Paguyuban Jawa GUYUB GAWE GUNO

Ritual Adat Budaya Jawa Sedekah Bumi & Peresmian Joglo Paguyuban Jawa GUYUB GAWE GUNO.
Sanggau - Bupati Sanggau, Paolus Hadi, S.IP., M.Si, menghadiri acara G3 (Guyub Gawe Guno) sekaligus peresmian Joglo, bertempat di Komplek TK Al-Kaffi Semboja, Kamis (22/12/2022).

“Ritual G3 ini bermakna bersama-sama masyarakat Sanggau melaksanakan ritual adat jawa, seperti mala mini ada wayangan, tarian-tarian, nyanyian jawa, ini sangat luar biasa dan saya sangat bangga sekali pada hari ini saya sudah meresmikan joglo yang artinya ini adalah identitas dari adanya suku jawa yang ada di Kabupaten Sanggau,” Ujar PH sapaan akrab orang nomor satu di Kabupaten Sanggau itu.

Beliau juga merasa senang setelah dua tahun pandemic ritual-ritual adat di Kabupaten Sanggau sempat terhenti, tetpi di tahun 2022 semuanya bisa kembali dilaksanakan.

“Kita senang di tahun ini, beberapa pesta adat kembali kita gelar setelah berbagai musibah melanda terutama covid. Namun dengan demikian kita harus tetap waspada dalam melaksanakan nya, seperti yang sudah kita lakukan yaitu gawai Dayak, festival paradje, kemudian kemarin baru saja kita laksanakan IKSB itu budaya Madura yang dihadiri oleh Pak Wakil, kemudian kita masih menunggu dari Pasundan Sunda, Batak, Padang dan lain-lain” Ujarnya.

Pemerintah juga terus mendukung perkembangan dari setiap suku yang ada di Kabupaten Sanggau, bantuan-bantuan pembangunan rumah adat diberikan sehingga identitas keberagaman adat dan budaya di Sanggau bisa terlihat.

“Sekarang di Sanggau kita sudah punya Rumah Betang Dori’ Empulor, kemudian Rumah Melayu, sekarang yang baru diresmikan Joglo dari Jawa. Ayo dari etnis yang lain, tunjukkan semangatnya membangun rumah adatnya, sehingga bisa terlihat, bahwa di Sanggau ini kita beragam, satu cita, satu rasa, satu kebahagiaan untuk Sanggau yang Maju dan Terdepan,” tegasnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1204 Sanggau, Kapolres Sanggau, Perwakilan Kejari Sanggau, Kepala Pengadilan Negeri Sanggau, Kepala OPD, serta seluruh Tokoh Adat di Kabupaten Sanggau.

(Libertus/Diskominfo Sanggau)

02 Desember 2022

15 Sertipikat Hak Pakai atas Bidang Tanah Kepemilikan Pemerintah Kabupaten Sanggau

15 Sertipikat Hak Pakai atas Bidang Tanah Kepemilikan Pemerintah Kabupaten Sanggau
15 Sertipikat Hak Pakai atas Bidang Tanah Kepemilikan Pemerintah Kabupaten Sanggau.
Sanggau - 15 Sertipikat Hak Pakai atas bidang tanah kepemilikan Pemerintah Kabupaten Sanggau yang digunakan untuk sejumlah fasilitas umum di Kabupaten Sanggau telah selesai.

Hal itu dilaporkan langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sanggau, Komarodin kepada Bupati Sanggau Paolus Hadi di ruang kerja Bupati Sanggau (21/12/2022).

“Hari ini kami serahkan dulu 15 sertipikat. Sementara 17 sertipikat yang telah diurus akan segera terbit, sekarang sedang proses cetak,” kata Komarodin.

Berdasarkan berita acara, sertipikasi hak atas tanah tersebut diserahkan langsung oleh kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sanggau, Komarodin kepada Kepala BPKAD Kabupaten Sanggau Silvestra Dayana Simbolon selaku pengelola aset Pemerintah.

Pada kesempatan itu, Bupati Sanggau Paolus Hadi menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Sanggau yang telah menyelesaikan sertipikasi tersebut.

“Terima kasih Pak Kakan Pertanahan, dan juga mohon maaf kami terkesan mendesak, Pak Kadis Cipta Karya dan Kepala BPKAD saya tanya terus soal ini. Tapi itulah salah satu target kerja kita sebelum tahun 2022 ini berakhir,” ucap Bupati Sanggau yang saat itu didampingi Kepala DPCKTRP Didit Richardi dan Kepala BPKAD Kabupaten Sanggau Silvestra Dayana Simbolon.

Orang nomor satu di Kabupaten Sanggau ini juga berharap pada tahun 2023 mendatang, akan lebih banyak lagi sertipikat – sertipikat tanah yang bisa terselesaikan.

“Tujuannya biar administrasinya jelas, terdata dengan baik yang mana aset Pemerintah, yang mana yang bukan. Nah, kalau aset pemerintah kita kelola untuk kepentingan masyarakat”, tegasnya.

Sementara itu, aset-aset tanah tersebut dipergunakan untuk fasilitas umum seperti jalan umum, fasilitas pendidikan seperti bangunan sekolah, fasilitas kesehatan seperti puskesmas atau poskesdes dan lainnya.

(Liber/Kominfo Sanggau)

26 September 2022

Lantik Dewan Hakim MTQ ke-30, Bupati Paolus Hadi Ingatkan Dewan Hakim Netral

Lantik Dewan Hakim MTQ ke-30, Bupati Paolus Hadi Ingatkan Dewan Hakim Netral
Bupati Sanggau Paolus Hadi S.IP, M.Si. (BorneoTribune/Ho-Diskominfo Sanggau)
BorneoTribune, Sanggau -- Bupati Sanggau Paolus Hadi S.IP, M.Si melantik 43 dewan hakim MTQ ke-30 tingkat Kabupaten Sanggau yang berlangsung di Ruang Musyawarah Lantai I Kantor Bupati Sanggau. Senin (26/09/2022).

Dewan Hakim yamg dilantik diantaranya Dewan Pengawas, Dewan Hakim dan Sekretariat Dewan Hakim.

Bupati Sanggau Paolus Hadi S.IP M.Si dalam sambutannya berharap Dewan Hakim yang dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggungjawab.

“Pastikan Dewan Hakim berlaku netral untuk menghasilkan Qori dan Qoriah berkualitas. Karena setelah ini, Qori dan Qoriah kita akan bertanding lagi di tingkat Provinsi yang di laksanakan di Ketapang. Jadi, penilaian Dewan Hakim hari ini sangat menentukan kemampuan peserta kita untuk berlaga di Ketapang,” ujar PH sapaan akrab Bupati Paolus Hadi itu.

Dikesempatan yang sama, orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Sanggau itu juga mengingatkan bahwa tahun 2023 MTQ tingkat Provinsi akan dipusatkan di Kabupaten Sanggau.

“Kita punya waktu kurang lebih setahun untuk mempersiapkan MTQ tingkat Provinsi di Sanggsu. Tentunya Sanggau sebagai tuan rumah harus tampil prima. Hari inilah dimulai persiapan-persiapannya,” ungkap Bupati Sanggau.

Sementara itu Ketua LPTQ Kabupaten Sanggau, H. Burhanuddin menyampaikan persiapan MTQ ke-30 tingkat Kabupaten Sanggau yang dipusatkan di Kecamatan Tayan Hulu sudah hampir rampung.

“Untuk persiapan sudah tidak ada masalah, tinggal pelaksanaannya saja lagi. Mungkin teknis di lapanganlah nanti,” ujarnya.

Selain Bupati Sanggau, hadir Forkompimda, Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sanggau H. Saleh, dan Ketua Dewan Masjid (DMI) Sanggau H. Syafriansyah.

(Libertus/Diskominfo Sanggau)

15 September 2022

Bupati Sanggau Buka Launching Digitalisasi dan Integrasi Pajak Daerah

Bupati Sanggau, Paolus Hadi melaunching Digitalisasi dan Integrasi Pajak Daerah (D-iPAD) di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sanggau.
BorneoTribun.com Sanggau, Kalbar
-  Bupati Sanggau, Paolus Hadi melaunching Digitalisasi dan Integrasi Pajak Daerah (D-iPAD) di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sanggau, Kalbar pada Kamis 15 September 2022.

Digitalisasi dan Integrasi Pajak Daerah (D-iPAD) Kabupaten Sanggau guna pemerintah memberikan kemudahan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Sanggau agar masyarakat patuh dan taat untuk membayar pajak.

“kita sudah melaksanakan launching Digitalisasi dan Integrasi Pajak Daerah (D-iPAD), yang merupakan digitalisasi. Karena ini jamannya, jadi pemerintah memberikan kemudahan kepada masyarakat," ucapnya. 

"Untuk itu kita minta supaya dimanfaatkan, apalagikan banyak generasi muda, pasti mudah paham,” kata Bupati Sanggau, Paolus Hadi.

“Jadi tidak perlu datang jauh ke kantor, dimana mereka bisa lakukan sendiri. Bahkan sampai pembayaran, ada 10 mata pajak yang sudah boleh melalui aplikasi ini. Karena ini terintegrasi, kalau mau dapat informasi cobalah di aplikasi Si-Padah nya,” ucapnya.

Disinggung tentang jaringan internet yang belum menjangkau semua daerah di Kabupaten Sanggau, Bupati Sanggau mengatakan jika menunggu semuanya ada jaringan internet, kapan Sanggau akan berkembang.

"Untuk Sanggau kita tidak bisa menunggu semuanya lengkap, kapan lagi mau berkembang," ucapnya.

“Tapi pasti ini ada kendala bagi yang tidak punya jaringan internet, siapa tahu tengah jalan ke pasar, ke ibu kota kecamatan, ibu kota desa yang sudah ada jaringan, langsung bisa eksen,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Sanggau juga berpesan agar peserta yang hadir dalam launching ini dapat mensosialisasikan dan menyebarluaskan kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Sanggau.

“Dengan harapan semakin mudahnya masyarakat membayar pajak daerah, mudah-mudahan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sanggau dapat meningkat secara signifikan untuk membangun Kabupaten Sanggau yang bermartabat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sanggau, Wellem Suherman mengatakan bahwa pihaknya berupaya melakukan layanan publik yang lebih baik dibidang perpajakan daerah dengan menginisiasi suatu proyek perubahan berupa strategi peningkatan pelayanan pajak daerah melalui Digitalisasi dan Integrasi Pajak Daerah atau D-iPAD di Kabupaten Sanggau.

“D-iPAD digerakkan dan dikembangkan dengan menggunakan tiga aplikasi web atau online yakni SIM PBB-P2, SIM BPHTB dan SIMPATDA untuk pengelolaan pajak daerah. Dan satu aplikasi android dengan nama Si-Padah untuk informasi dan transformasi pengelolaan pajak daerah kepada masyarakat sebagai wajib pajak,” ujarnya.

Dengan aplikasi ini, wajib pajak dapat mengecek pajaknya sendiri melalui handphone dengan mengunduh aplikasi tersebut di google playstore. Informasi yang diberikan kepada wajib pajak diantaranya adalah status pembayaran 10 jenis pajak daerah.

“Adapun 10 jenis pajak tersebut adalah pajak hotel, pajak restoran, pajak reklame, pajak hiburan, pajak pemanfaatan air bawah tanah, pajak minerba, pajak penerangan jalan umum, pajak sarang burung walet, PBB-P2 dan BPHTB serta tata cara pelayanan pajak daerah di Kabupaten Sanggau,” jelasnya.

Ketiga aplikasi web online dan satu aplikasi android inilah yang menjadi penggerak program Digitalisasi dan Integrasi Pajak Daerah atau D-iPAD Kabupaten Sanggau.

“Dengan ini, pelayanan pajak daerah menjadi cepat, efektif dan efisien oleh petugas pajak dan memberi kemudahan pembayaran pajak daerah oleh masyarakat selaku wajib pajak yang berdomisili di Kabupaten Sanggau maupun diluar Kabupaten Sanggau,” pungkasnya.

(Libertus)

14 September 2022

Paolus Hadi Lantik Lima Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sanggau

Paolus Hadi Lantik Lima Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sanggau
Paolus Hadi Lantik Lima Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sanggau. (BorneoTribun/Libertus/Ho-Diskominfo Sanggau)
BorneoTribun Sanggau, Kalbar - Bupati Sanggau Paolus Hadi melantik lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sanggau periode 2022-2027 di Aula Kantor Bupati Sanggau, Kalbar, Selasa sore (13/9/22).

Bupati Sanggau Paolus Hadi pada kesempatan mengucapkan selamat bertugas kepada pimpinan BAZNAS yang baru dilantik. Dirinya juga berpesan kepada pimpinan BAZNAS agar bekerja dengan jujur serta berinovasi.

“Dan libatkan semua elemen masyarakat utamanya ormas Islam, pengurus masjid dan mushola, agar potensi zakat dan peruntukannya bisa maksimal dan tepat sasaran,” katanya.

Selain itu, orang nomor satu di Bumi Daranante itu juga berpesan kepada pimpinan Baznas agar bangun kepercayaan umat supaya mereka mau berzakat di BAZNAS.

“Jalankan organisasi dengan transparan, lakukan inovasi-inovasi, apalagi sekarang ini eranya digital, manfaatkan itu sehingga muzakki tidak lagi mesti datang ke BAZNAS untuk berzakat, cukup pencet handphone sudah terkirim nominalnya,” jelasnya.

“Dan yang terpenting adalah kepercayaan masyarakat, ” sambungnya singkat.

Pria yang akrab disapa PH ini juga menjelaskan, Kabupaten Sanggau memiliki potensi zakat yang cukup besar. Hal itu dilihat dari jumlah umat muslim yang mencapai 35 persen dari keseluruhan penduduk Sanggau.

Kepada pengurus yang lama, Bupati Sanggau dua periode ini mengucapkan terimakasih atas pengabdiannya di BAZNAS. Yang sudah baik yang dilakukan pimpinan sebelumnya itu diteruskan, dan kepada pimpinan yang baru, Ikuti perkembangan BAZNAS secara nasional.

“Dan ikuti juga perkembangan BAZNAS di Kabupaten lain yang sudah maju yang mungkin berkembang pemikirannya,” tuturnya.

(Libertus/Diskominfo)


Berita ini telah ditayangkan di BorneoTribun dengan Judul Paolus Hadi Lantik Lima Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sanggau, Link: https://www.borneotribun.com/2022/09/lantik-BAZNAS.html

10 September 2022

Gelar Jalan Sehat Literasi dalam Rangka HAORNAS, ini Pesan Bupati Sanggau Paolus Hadi

Gelar Jalan Sehat Literasi dalam Rangka HAORNAS, ini Pesan Bupati Sanggau Paolus Hadi
Bupati Sanggau Paolus Hadi S.IP M.Si. (BorneoTribun/ Ho-Diskominfo Sanggau)
BorneoTribun Sanggau - Dalam rangka memeriahkan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-XXXIX Tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sanggau menggelar jalan sehat dan donor darah dengan tema “Membumikan Literasi Dalam Rangka Mencegah Stunting Melalui Jalan Sehat Literasi”. Kegiatan dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Sanggau. Jumat (9/9/2022).

Bupati Sanggau Paolus Hadi S.IP M.Si dalam sambutannya menyampaikan adapun tujuan kita berkumpul di sini salah satunya yaitu untuk mempopulerkan pentingnya literasi dalam proses belajar generasi muda. 

Budaya literasi sangatlah penting bagi generasi muda yang perlu menimba ilmu sebanyak-banyaknya agar dapat bermanfaat secara luas kepada lingkungan sekitarnya.

Generasi muda khususnya generasi milenial memiliki peran penting untuk memajukan bangsa sehingga perlu proses belajar berkualitas untuk menghasilkan ilmu yang berkualitas pula. Generasi milenial menjadi generasi yang sedang berproses dalam belajar untuk kemajuan bangsa yang akan datang.

Bupati Sanggau mengatakan peringatan Hari Olahraga Nasional selalu menjadi momentum untuk kembali mengingatkan bahwa membangun olahraga dalam masyarakat sangatlah penting.

“Hal ini terkait dengan upaya membangun kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) yang kuat, handal, tangguh dan berdaya saing tinggi,” ungkapnya.

Pemerintah menargetkan pada tahun 2024 angka stunting di Indonesia turun menjadi 14 persen atau di bawah standar WHO dan tahun 2030 Indonesia bebas stunting.

“Untuk mewujudkan tujuan ini, mari kita bersama – sama untuk hidup sehat dengan momentum hari olahraga ini dapat mewujudkan Indonesia akan bebas stunting.” tegasnya

Kemudian Bunda Literasi Kabupaten Sanggau Ny. Arita Apolina mengatakan adapun maksud dan tujuan kegiatan hari ini yaitu membumikan kegiatan literasi dalam rangka mencegah stunting melalui jalan sehat dan donor darah.

“Pentingnya menjaga pola hidup sehat selama masa pandemi, karena hingga sampai saat ini Indonesia masih berjuang untuk melawan virus Covid-19”. ujarnya.

“Kegiatan ini di laksanakan bersamaan di 15 kecamatan dan juga bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia Kabupaten Sanggau sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Olahraga Nasional.” ujarnya.

(Libertus/Diskominfo)


Berita ini telah ditayangkan di BorneoTribun dengan Judul Gelar Jalan Sehat Literasi dalam Rangka HAORNAS, ini Pesan Bupati Sanggau Paolus Hadi, Link: https://www.borneotribun.com/2022/09/gelar-jalan-sehat-literasi-dalam-rangka.html

09 September 2022

Penandatanganan Komitmen Bersama Pemkab Sanggau Dengan Perusahaan Perkebunan Di Kabupaten Sanggau

Penandatanganan Komitmen Bersama Pemkab Sanggau Dengan Perusahaan Perkebunan Di Kabupaten Sanggau
Acara Penandatanganan Komitmen Bersama Pemkab Sanggau Dengan Perusahaan Perkebunan Di Kabupaten Sanggau. (BorneoTribun/Ho-Diskominfo Sanggau)
BorneoTribun Sanggau - Bupati Sanggau, Paolus Hadi, S.IP., M.Si, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan dan pabrik kelapa sawit yang ada di Kabupaten Sanggau, bertempat di Ruang Musyawarah Lantai 1 Kantor Bupati Sanggau. Kamis (8/9/2022).

Penandatangan MoU ini disaksikan oleh jajaran Forkompimda Sanggau, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalbar, M Munif, Dirjen Bun Kementerian Pertanian RI, para pimpinan perusahaan sawit, Asosiasi Kelapa Sawit serta mitra dari Dalam maupun Luar Negeri yang bekerjasama dengan pekebun maupun perusahaan kelapa sawit dengan tema “Membangun Sistem Rantai Pasok Komoditi Kelapa Sawit Berkelanjutan Menuju Pekebun Bermartabat”.

Ada beberapa poin kerjasama yang ditandatangani kedua belah pihak. Pabrik kelapa sawit berkomitmen:

  1. Memfasilitasi pembentukan dan pemenuhan aspek legalitas kelembagaan bagi pekebun sawit swadaya.
  2. Melakukan kemitraan usaha perkebunan dengan kelembagaan pekebun sawit swadaya dalam hal pengolahan dan pemasaran TBS serta peningkatan tata kelola perkebunan dengan menerapkan prinsip kesetaraan dan keadilan.
  3. Melakukan pendampingan kepada lembaga pekebun sawit swadaya mitra dalam pemenuhan sertifikasi ISPO dan RSPO.
  4. Melaporkan capaian hasil kemitraan usaha perkebunan dengan kelembagaan pekebun sawit swadaya setiap tahun kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau yang diwakili Dinas yang membidangi perkebunan.
  5. Pembelian TBS pekebun plasma dan pekebun sawit swadaya mitra mengikuti ketetapan harga TBS oleh tim penetapan harga pembelian TBS Propinsi Kalimantan Barat sesuai kualitas TBS berdasarkan aturan yang berlaku dan diikat dengan perjanjian kerjasama (SPK).
  6. PKS melakukan pembelian TBS secara langsung kepada kelembagaan pekebun sawit swadaya mitra dan tidak dibenarkan membeli TBS di luar kemitraan.
  7. melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kelembagaan pekebun sawit swadaya dan anggota pekebun yang sudah bermitra.
  8. PKS (apiliasi/non apiliasi) yang melakukan pembelian dengan pemegang izin usaha perkebunan (IUP) yang belum mendirikan pabrik pengolahan dan atau IUP-B (budidaya) wajib memiliki kontrak yang memenuhi aspek legalitas untuk menjamin keberlangsungan dan kemamputelusuran sumber bahan baku TBS.

Sementara dari Pemerintah Kabupaten Sanggau berkomitmen :

  1. Bupati berwenang mengawasi dan mengevaluasi operasional PKS secara periodik dan insidental, terutama dalam pemenuhan bahan baku TBS sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. Bupati Sanggau juga berwenang memberikan sanksi sesuai regulasi yang berlaku kepada perusahaan perkebunan dan PKS yang tidak melaksanakan ketentuan dalam pemenuhan bahan baku TBS dan pembelian TBS pekebun sawit swadaya melalui kemitraan.
  2. Mendata kelembagaan pekebun sawit swadaya yang belum memiliki kemitraan dengan PKS baik yang telah memiliki aspek legalitas maupun yang sedang dalam proses pembentukan.
  3. Melakukan sosialisasi dan pembentukan kelembagaan, mendukung proses legalitas lahan (SHM) dan usaha (STD-B) serta skema kemitraan bagi pekebun sawit swadaya di Kabupaten Sanggau.
  4. Memfasilitasi dan memitrakan kelembagaan pekebun sawit swadaya dengan PKS yang pelaksanaannya diwakili Dinas yang membidangi Perkebunan.
  5. Memfasilitasi proses percepatan sertifikasi ISPO dan RSPO bagi pekebun sawit swadaya.

“Tadi kita sudah MoU juga deklarasi membangun rantai pasok komoditi kelapa sawit berkelanjutan menuju pekebun bermartabat, yang menjadi masalah hari ini banyak tantangan untuk pekebun swadaya yang bukan berafiliasi langsung dengan perusahaan. Nah, kita perlu komitmen dengan perusahaan supaya mereka (pekebun swadaya) ini juga bagian dari petani yang perlu didampingi dan dibina,” pungkas PH, sapaan akrab Bupati Paolus Hadi.

(Libertus/Diskominfo)


Berita ini telah ditayangkan di BorneoTribun dengan Judul Penandatanganan Komitmen Bersama Pemkab Sanggau Dengan Perusahaan Perkebunan Di Kabupaten Sanggau, Link: https://www.borneotribun.com/2022/09/komitmen-pemkab-sanggau.html

Terkini Lainnya

Hukum

Peristiwa

Kesehatan