Satgas Pamtas RI-MLY Yonif Mekanis 643/Wns terima penyerahan munisi dari masyarakat.
IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

IKLAN UTAMA

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

24 Juni 2021

Satgas Pamtas RI-MLY Yonif Mekanis 643/Wns terima penyerahan munisi dari masyarakat.

Ikuti kami:
Google Google
Satgas Pamtas RI-MLY Yonif Mekanis 643/Wns terima penyerahan munisi dari masyarakat.

BORNEOTRIBUN Sanggau, Kalbar - Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns menerima penyerahan munisi dari masyarakat kamp Jangkang,  Kec. Sekayam,  munisi ini diserahkah hasil temuan masyarakat saat berangkat ke ladang. Munisi dalam keadaan aktif berjumlah 156 butir berjenis SME Hampa Malaysia Kaliber 5,56mm.

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono S.I.P., dalam rilis tertulisnya di Mako Satgas Entikong, Sanggau, Kamis (24/06/21).
Masyarakat menyerahkan Munisi ke Satgas Pamtas RI-MLY Yonif Mekanis 643/Wns.

Dansatgas sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada masyarakat yang percaya kepada Satgas Pamtas dengan sukarela menyerahkan munisi yang masyarakat temukan.

Saya selaku Dansatgas Sangat Mengapresiasi apabila ada Masyarakat yang dengan sukarela menyerahkan munisi ataupun Senjata Api, saya juga berharap dan berusaha meyakinkan kepada masyarakat bahwa jangan takut ataupun ragu untuk menyerahkan senjata atau munisi kepada Anggota Satgas Pamtas RI-MLY karena kami akan jamin keamanan sehingga tidak akan ada masalah dikemudian harinya,”ucap Dansatgas.

Ditempat terpisah Danpos Guna Banir Letda Inf Surono menjelaskan, berawal dari kegiatan komunikasi sosial Danpos beserta 3 orang anggota di kamp jangkang yaitu kampung yang berada dekat patok perbatasan, masyarakat menceritakan perihal penemuan munisi tersebut dan langsung menyerahkan kepada anggota Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns.

Munisi itu masih aktif buatan Malaysia dan diperkirakan hasil dari sisa konfrontasi Th 1965, selanjutnya Danpos memerintahkan anggota untuk mengecek kembali serta melakukan pendalaman kemungkinan masih ada sisa-sisa yang lain dan menghimbau kepada masyarakat apabila menemukan senjata api, munisi, bahan peledak atau sejenisnya agar langsung melaporkannya kepada anggota Pos Guna Banir, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns. ungkap Danpos Guna Banir.
 

(Pen Satgas Pamtas 643)
Editor: Libertus
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Published: Libertus
Google Logo Add on Google

Bagikan artikel ini

  
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.

TAMPIL DI POSTING AJA