Panik di Sungai Kapuas! Ponton Bauksit Lepas Kendali, Belasan Perahu Warga Meliau Hilir Rusak Parah

Panik di Sungai Kapuas! Ponton Bauksit Lepas Kendali, Belasan Perahu Warga Meliau Hilir Rusak Parah

SANGGAU - Warga Dusun Meliau Hilir, Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, dibuat panik pada Jumat (17/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Sebuah ponton bermuatan bauksit tiba-tiba lepas kendali dan menabrak sejumlah perahu, lanting, serta keramba ikan milik warga di tepi Sungai Kapuas.

Menurut keterangan warga, ponton itu ditarik oleh kapal TB Mega Sukses yang berangkat dari Jeti PT MAS di Desa Penyelimau sekitar pukul 07.30 WIB menuju Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang.

Namun di tengah perjalanan, nahkoda kapal harus bermanuver untuk menghindari batu besar di jalur pelayaran. Sayangnya, meski kapal berhasil menghindar, ponton di belakang justru oleng dan sulit dikendalikan. Alhasil, ponton itu malah menabrak tepian sungai dan menghantam beberapa perahu serta keramba milik warga.

Panik di Sungai Kapuas! Ponton Bauksit Lepas Kendali, Belasan Perahu Warga Meliau Hilir Rusak Parah

Benturan keras pun tak terhindarkan. Tercatat tiga unit jamban atau lanting, dua keramba ikan, dan 17 perahu warga mengalami kerusakan berat, bahkan sebagian sampai tenggelam.

“Awalnya saya dengar suara keras dari arah sungai, pas keluar ternyata ponton sudah nabrak lanting dan perahu warga. Saya langsung teriak manggil tetangga karena takut ponton makin dekat ke rumah,” cerita Rudiansyah, salah satu warga yang menjadi korban.

Pemandu kapal TB Mega Sukses, Zulhadi, mengatakan pihaknya sudah berusaha mengendalikan ponton dengan menambah tenaga mesin. Namun arus sungai yang deras ditambah beratnya muatan bauksit membuat ponton tetap melaju ke arah tepi.

Pihak kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan mencatat seluruh kerusakan yang terjadi. Dari hasil pendataan, total kerugian warga diperkirakan mencapai Rp138,3 juta.

Kerugian itu meliputi kerusakan perahu milik Efendi, Rosni, Rivai, Rudiansyah, Hendri, Budiono, Satria Mutaqin, Hairani, Supardi, Madiono, Surhan, Anton, M. Imam Syari, Samen, dan Nazarudin, serta tiga jamban warga RT 7 Dusun Meliau Hilir.

Panik di Sungai Kapuas! Ponton Bauksit Lepas Kendali, Belasan Perahu Warga Meliau Hilir Rusak Parah

Kapolsek Meliau, AKP Supariyanto, S.H., menjelaskan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Petugas kemudian mengamankan satu unit ponton bermuatan bauksit dan kapal TB Mega Sukses untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Semua pihak sudah sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Situasi di lapangan aman dan kondusif,” ujar AKP Supariyanto.

Dari hasil mediasi yang difasilitasi Polsek Meliau, pihak TB Mega Sukses (PT Rimba Mega Armada) menyatakan kesediaannya mengganti seluruh kerugian warga senilai Rp138,3 juta. Pembayaran dilakukan melalui transfer kepada perwakilan warga, Satria Mutaqin, sesuai daftar kerusakan yang telah disepakati.

Setelah menandatangani surat pernyataan damai, kedua pihak sepakat tidak akan saling menuntut di kemudian hari. Warga pun mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian dan perusahaan atas penyelesaian yang cepat dan terbuka.

Kapolsek Supariyanto berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi operator kapal dan pihak tambang. Ia menegaskan pentingnya evaluasi rute serta peningkatan standar keselamatan pelayaran, terutama di kawasan padat penduduk seperti Sungai Kapuas.

Panik di Sungai Kapuas! Ponton Bauksit Lepas Kendali, Belasan Perahu Warga Meliau Hilir Rusak Parah

“Ke depan, kami akan lebih sering berkoordinasi dengan pihak perusahaan pelayaran dan pemerintah desa untuk memastikan keselamatan warga di sepanjang sungai,” tambahnya.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa kegiatan angkutan bahan tambang di sungai tak boleh mengabaikan keselamatan lingkungan dan masyarakat sekitar. Polsek Meliau berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban agar warga bisa beraktivitas dengan tenang.

Tinggalkan Komentar anda Tentang Berita ini